JAKARTA – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) kembali menyelenggarakan program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan sebagai upaya strategis memperkuat karakter bangsa di tengah dinamika global. Kegiatan ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman masyarakat dan pemimpin sektor strategis terhadap empat konsensus dasar bangsa: Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Gubernur Lemhannas RI dalam arahannya menekankan bahwa penanaman nilai-nilai ini sangat krusial agar Indonesia dapat memanfaatkan kemajuan teknologi tanpa kehilangan jati diri nasional. Program ini rutin menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi seperti dosen dan guru, hingga jajaran pimpinan BUMN dan organisasi profesi.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam kegiatan ini meliputi:
- Penguatan Karakter Kepemimpinan: Membentuk pemimpin nasional yang memiliki integritas dan wawasan kebangsaan yang kuat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
- Implementasi Nilai Kebangsaan: Mengaplikasikan nilai religius, kekeluargaan, keselarasan, kerakyatan, dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari dan profesional.
- Sinergi Nasional: Mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kedaulatan serta keutuhan bangsa menghadapi tantangan global.
Melalui kedeputian Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan, Lemhannas terus berkomitmen melakukan evaluasi dampak dari pelatihan ini guna memastikan para alumni menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.